Skip to content
DapurKuliner
Menu
  • home
Menu

Kue Bhoi Kuliner Tradisional Aceh yang Tetap Digemari

Posted on March 16, 2026March 16, 2026 by mimin

dapurkuliner.com Aceh dikenal sebagai daerah yang kaya akan tradisi dan budaya, termasuk dalam hal kuliner. Salah satu kue tradisional yang hingga kini masih memiliki tempat di hati masyarakat adalah kue bhoi. Kue ini sering disebut sebagai kue bolu ikan karena bentuknya yang menyerupai ikan kecil dengan tekstur lembut seperti bolu. Meski banyak kuliner modern bermunculan, kue bhoi tetap menjadi pilihan favorit masyarakat Aceh, terutama ketika menjelang perayaan hari raya.

Di berbagai daerah di Aceh, tradisi membuat dan menyajikan kue bhoi masih terus dijaga oleh masyarakat. Banyak keluarga menjadikan kue ini sebagai bagian dari hidangan khas saat berkumpul bersama kerabat. Rasanya yang manis dan teksturnya yang ringan membuat kue bhoi cocok dinikmati bersama secangkir kopi atau teh hangat, terutama saat suasana hari raya yang penuh kehangatan.

Menjelang hari raya Idul Fitri, aktivitas masyarakat di beberapa pasar tradisional mulai terlihat lebih ramai dari biasanya. Banyak warga yang berburu berbagai jenis kue khas daerah untuk dijadikan hidangan di rumah atau oleh-oleh ketika pulang ke kampung halaman. Salah satu yang paling banyak dicari adalah kue bhoi, kuliner tradisional Aceh yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang cukup kuat.

Di kawasan Meulaboh, misalnya, pedagang kue tradisional mulai menerima banyak pesanan kue bhoi dari pelanggan. Permintaan biasanya meningkat ketika hari raya semakin dekat. Banyak orang membeli kue ini untuk disajikan kepada tamu yang datang bersilaturahmi atau untuk dibawa sebagai buah tangan ketika mengunjungi keluarga.

Salah satu pedagang kue tradisional di daerah Langung, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, mengatakan bahwa kue bhoi memang selalu menjadi salah satu kue yang paling dicari ketika menjelang Lebaran. Menurutnya, banyak pelanggan yang memesan kue tersebut jauh hari sebelumnya agar tidak kehabisan.

Kue bhoi memiliki ciri khas yang cukup unik dibandingkan dengan kue tradisional lainnya. Bentuknya menyerupai ikan kecil dengan detail yang cukup jelas pada bagian badan dan ekor. Bentuk tersebut bukan tanpa makna, karena dalam budaya Aceh ikan sering dianggap sebagai simbol rezeki dan keberkahan. Oleh karena itu, kue ini tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga memiliki nilai simbolis dalam tradisi masyarakat.

Proses pembuatan kue bhoi sebenarnya cukup sederhana, namun membutuhkan ketelitian agar menghasilkan bentuk yang sempurna. Bahan-bahan yang digunakan biasanya terdiri dari telur, gula, dan tepung yang diolah menjadi adonan bolu. Adonan tersebut kemudian dituangkan ke dalam cetakan khusus berbentuk ikan sebelum dipanggang hingga matang.

Setelah matang, kue bhoi memiliki tekstur yang lembut dan rasa manis yang tidak terlalu kuat. Hal ini membuat kue tersebut cocok dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain itu, aroma khas dari kue yang baru dipanggang juga menambah daya tarik tersendiri bagi para penikmatnya.

Walaupun tergolong sebagai kue tradisional yang sudah ada sejak lama, kue bhoi tidak kehilangan popularitasnya di tengah perkembangan kuliner modern. Bahkan, beberapa pembuat kue mulai menghadirkan variasi baru seperti menambahkan taburan gula halus atau memberikan warna yang lebih menarik pada kue tersebut. Inovasi tersebut dilakukan agar kue bhoi tetap diminati oleh generasi muda tanpa menghilangkan cita rasa aslinya.

Keberadaan kue bhoi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan kuliner Aceh. Banyak masyarakat yang merasa bahwa menjaga tradisi kuliner lokal merupakan bentuk penghormatan terhadap budaya leluhur. Oleh karena itu, kue bhoi tidak hanya dipandang sebagai makanan biasa, tetapi juga sebagai simbol identitas daerah.

Di berbagai acara keluarga maupun kegiatan adat, kue bhoi sering kali disajikan bersama berbagai jenis kue tradisional lainnya. Kehadirannya selalu membawa nuansa nostalgia bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang pernah menikmati kue tersebut sejak masa kecil. Kenangan tersebut membuat kue bhoi memiliki nilai emosional yang cukup kuat di tengah masyarakat Aceh.

Meskipun saat ini banyak pilihan kue modern yang tampil lebih menarik secara visual, kue bhoi tetap memiliki daya tarik tersendiri. Kesederhanaan bentuk dan cita rasanya justru menjadi alasan mengapa kue ini masih bertahan hingga sekarang. Banyak orang merasa bahwa menikmati kue bhoi sama seperti menikmati bagian dari sejarah kuliner Aceh yang terus hidup dari generasi ke generasi.

Dengan tetap tingginya minat masyarakat terhadap kue bhoi, para pedagang kue tradisional berharap kuliner khas Aceh ini akan terus dikenal oleh generasi berikutnya. Melalui upaya pelestarian dan inovasi yang dilakukan oleh para pembuat kue, kue bhoi diharapkan tidak hanya menjadi makanan khas saat hari raya, tetapi juga tetap menjadi bagian penting dari kekayaan kuliner Indonesia.

Cek Juga Artikel Dari Platform radarbandung.web.id

Recent Posts

  • Resep Ikan Nila Saus Padang Rumahan Lezat dan Mudah
  • Sate Daging Bakar Lezat yang Menggugah Selera
  • 7 Cwie Mie Malang Terenak dengan Rasa Otentik
  • 14 Ayam Goreng Surabaya Paling Enak Wajib Coba
  • Tips Masak Sarden Kaleng Biar Enak dan Tidak Amis

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025

Partner

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Analisis Retensi Volatilitas Dan Pola Distribusi pada Ekosistem Multidimensi Transisi Fase Algoritmik: Kapan Waktu Optimal Menghadapi Fluktuasi RNG Tingkat Tinggi? Hipotesis Momentum Sebagai Validasi Empiris Terhadap Rotasi Pola Kemenangan Beruntun Dekonstruksi Simbol Cascade Terhadap Efisiensi Transformasi Sesi Bermain Jangka Panjang Metrik Kinerja Sistem Multilapis: Pengaruh Pengganda Bertingkat Terhadap Stabilitas Ekuitas Pemain Optimalisasi Strategi Pengendalian Varian Formula Permainan Menembus Limit Algoritma Baru Sinkronisasi frekuensi Pola Dinamis Mengubah Strategi Saat Algoritma Game Melakukan Refresh Teknik Sistematis Harmonisasi Pola dan Strategi Bermain Menghadapi Volatilitas Tinggi Penyesuaian Struktural Pada Dinamika Sistem Terintegrasi Untuk Mengubah Hasil Akhir Secara Signifikan Observasi Jangka Panjang Pola Olympus Menemukan Ritme Stabil Yang Menjadi Kunci Efisiensi Identifikasi Siklus Rotasi Server Olympus Memberikan Data Pola Scatter Yang Lebih Akurat Memanfaatkan Fitur Scatter Merah Untuk Mendeteksi Pergeseran Pola Pada Sistem Permainan Terbaru Optimasi Game Online : Kalibrasi Ulang Ekspektasi Nilai (Ev) Berbasis Data Real-Time Pengaruh Latensi Lucky Necko Terhadap Distribusi Hasil Akhir Melalui Metrik Presisi Strategi Adaptasi Baru: Merespon Perubahan Parameter Pola Pasca-Maintenance Sistem Memahami Mekanisme Interaksi Pola Melalui Pendekatan Analisa Visual Gates of Olympus 1000 Korelasi Waktu Dan Distribusi Sistem Mengungkap Potensi Stabilitas Pada Game Terbaru Strategi Mitigasi Risiko Pada Fase Volatilitas Rendah Menuntut Pemahaman Dinamika System Multidimensi Teori Probabilitas Bayesian Dalam Eksekusi: Menyesuaikan Keputusan Berdasarkan Hasil Sebelumnya Manajemen Likuiditas Sesi: Pendekatan Teori Permainan Dalam Memaksimalkan Utilitas Marginal Dekonstruksi Algoritma Anti-Fraktur: Stabilisasi Pola Payout Di Tengah Fluktuasi Server Rekalibrasi Portofolio Sesi: Mengelola Drawdown Pada Ekosistem Game Bervolatilitas Ekstrem Metrik Ketahanan Ekuitas: Pemetaan Titik Henti Optimal Pada Kurva Volatilitas Multidimensi Kalibrasi Modul Gates of Olympus: Mengurai Sensitivitas Parameter Fitur Tumble Tingkat Lanjut Heuristik Pengambilan Keputusan: Menghindari Bias Kognitif Saat Menghadapi Fluktuasi Algoritmik Teori Chaos Dalam Ekosistem Game: Menemukan Keteraturan Pada Fase Rotasi Seed Acak Hedging Strategis Pada Siklus Varian Tinggi: Pendekatan Algoritmik Untuk Proteksi Modal Aktif Dekonstruksi Mekanisme Scatter Hijau Vs Scatter Merah: Analisis Varians Pada Fase Transisi Bonus Analisis Pola Perilaku Adaptif: Menyinkronkan Taktik Manual Dengan Skrip Otomasi Server Optimalisasi Alur Kerja Pengguna: Menggabungkan Intuisi Visual Dengan Data Probabilitas Kuantitatif Analisis Regresi Linier Terhadap Frekuensi Trigger Pada Sistem Probabilitas Dinamis Evaluasi Kinerja Algoritma Pseudo-Random Menggunakan Metrik Varians Berkelanjutan Manajemen Likuiditas Dinamis Berdasarkan Pemantauan Tingkat Pengembalian (RTP) Secara Real-Time Pemetaan Algoritma Perkalian Kumulatif Pada Sistem Megaways: Tinjauan Probabilitas Rantai Konsekutif Pemodelan Ekonometrika Sesi Bermain: Mengukur Dampak Rasio Kemenangan Terhadap Durasi Interaksi Pemetaan Distribusi Normal: Mengidentifikasi Titik Jenuh Algoritma Pasca-Lonjakan Trafik Pengukuran Deviasi Standar Pada Rangkaian Hasil Guna Menghitung Probabilitas Siklus Berikutnya Valuasi Momentum Volatilitas: Transisi Dari Pendekatan Konservatif Ke Agresif Secara Terukur Optimalisasi Modul Ekstensi Ruang: Membaca Pola Distribusi Di Tengah Penurunan Volatilitas Mesin Evaluasi Empiris Terhadap Hipotesis Waktu Aktif Server: Dekonstruksi Siklus Trafik Berbasis Data

©2026 DapurKuliner | Design: Newspaperly WordPress Theme