
dapurkuliner – Berburu takjil seru! Puluhan UMKM lokal ramaikan bazar “Andalan Ngabuburit” di Makassar. Cek lokasi dan ragam kulinernya di sini.
Suasana sore hari di pesisir pantai dan pusat kota Makassar kini semakin hidup dengan hadirnya bazar ngabuburit yang melibatkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM lokal. Kegiatan yang rutin digelar selama bulan Ramadhan ini menjadi daya tarik utama bagi warga yang ingin menghabiskan waktu menunggu saat berbuka puasa sembari berburu takjil dan berbagai hidangan khas daerah. Pemerintah kota memberikan ruang bagi para pengusaha kreatif ini untuk memasarkan produk mereka, mulai dari kuliner tradisional hingga pakaian, sebagai upaya untuk memutar roda ekonomi kerakyatan di tengah nuansa bulan suci yang penuh berkah.
Ada beberapa catatan menarik yang membuat bazar ngabuburit kali ini terasa sangat spesial bagi para pengunjung dan pedagang:
- Variasi Kuliner Tradisional dan Kekinian: Bazar ini menyajikan ragam hidangan berbuka mulai dari es pisang ijo dan jalangkote yang otentik, hingga minuman kekinian yang dimodifikasi dengan rasa lokal, memberikan banyak pilihan bagi masyarakat dari berbagai kalangan usia.
- Dukungan Digitalisasi Pembayaran: Sebagian besar lapak UMKM di bazar ini sudah menyediakan fasilitas pembayaran non-tunai melalui QRIS, sehingga memudahkan transaksi bagi pengunjung yang lebih nyaman menggunakan dompet digital tanpa perlu membawa uang tunai berlebih.
- Hiburan Religi dan Lomba Islami: Sembari berbelanja, pengunjung juga disuguhi dengan penampilan musik religi di panggung utama serta berbagai perlombaan kecil untuk anak-anak, yang menjadikan bazar ini sebagai destinasi wisata keluarga yang edukatif.
- Kebersihan dan Pengelolaan Sampah: Panitia penyelenggara menerapkan aturan ketat mengenai kebersihan lokasi dengan menyediakan kantong sampah di setiap sudut, guna memastikan area publik tetap bersih dan nyaman bagi seluruh warga meskipun dipadati ribuan orang.
Bazar ngabuburit ini terbukti memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi para pelaku UMKM lokal yang mengalami peningkatan omzet harian cukup signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Masyarakat mengaku sangat terbantu dengan adanya pemusatan pedagang di satu area karena mereka tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mencari kebutuhan berbuka. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antarwarga yang bertemu di lokasi acara dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Dukungan dari pemerintah daerah dalam bentuk penyediaan tenda dan promosi di media sosial diharapkan dapat terus berlanjut hingga akhir Ramadhan nanti. Dengan penataan yang rapi dan pengamanan yang baik, bazar ngabuburit di Makassar ini menjadi simbol kreativitas ekonomi lokal yang mampu beradaptasi dengan tradisi masyarakat setempat. Kesuksesan acara ini diharapkan menjadi pemantik bagi para pelaku usaha untuk terus berinovasi dalam menyajikan produk-produk yang berkualitas tinggi namun tetap memiliki harga yang terjangkau bagi kantong masyarakat luas.
